Nasihatnya adalah Nasihat Dari Allah
Suatu hari, sekitar thn 1003 SM, pd jaman raja Daud memerintah..
iduplah seseorang yg bernama Ahitofel. Ia adalah seorang penasihat yg sangat diandalkan raja Daud. Hubungan mereka sangat dekat dan mereka sama2 mengasihi dan melayani Tuhan dgn segenap hati mereka. Ahitofel adalah orang yg diurapi Tuhan sampai2 pd jaman itu, Alkitab mengatakan bahwa nasihat yg diberikan Ahitofel sama dengan nasihat dari Tuhan! (2Sam 16:23). Jelas sekali jika Ahitofel tidak hanya melayani Tuhan dengan biasa2 saja. Ahitofel berasal dari Gilo dan salah satu anaknya bernama Eliam, salah seorang dari 30 pahlawan raja Daud yg sangat perkasa (2Sam 23:34). Eliam mempunyai anak yang bernama Batsyeba (2Sam 11:3).
Peristiwa yg Mengubah Hidupnya
Siapa yg tidak kenal raja Daud? Raja Daud dikenal sebagai pemazmur ulung, raja yg terhebat bagi bangsa Israel sampai hari ini! Tapi raja Daud juga pernah melakukan kesalahan yg diketahui semua orang karena pengakuan dosanya yg terbuka. Sekitar tahun 997 SM, 6 tahun setelah menjadi raja atas seluruh Israel, Daud pernah berzinah, yang oleh beberapa orang, Daud dianggap memperkosa seorang wanita dan juga istri bawahannya. Wanita itu bernama Batsyeba, yg adalah cucu Ahitofel, penasihat raja yg sangat diurapi itu..
Daud memang berbuat salah, tapi setelah itu dia bertobat, dia sungguh2 minta ampun pada Tuhan dan mau menanggung semua akibat dari dosanya. Tuhan akhirnya mengampuni Daud walaupun dia harus menerima konsukuensi dari yang dia tabur. Tapi bagaimana dengan Ahitofel? Peristiwa ini ternyata sangat menyakitkan untuk Ahitofel. Dia sangat tersinggung dan menyimpan sakit hati dan dendam terhadap Daud. Ahitofel memilih untuk tidak mengampuni Daud.
Sekitar tahun 992-980 SM, Absalom, anak Daud yg pernah membunuh saudara tirinya, memimpin pemberontakan.
Saat itu Ahitofel bergabung bersama Absalom untuk memberontak terhadap raja Daud. Ahitofel membalas mengkhianati Daud hingga Daud sangat ketakutan (Mzm 55:5-6, 13-15). Daud berseru kepada Tuhan supaya nasihat Ahitofel dikacaukan (2Sam 17), dan agar Absalom tidak mengikuti nasihat Ahitofel. Doa Daud dijawab, Absalamo tidak mengikuti nasihat Ahitofel. Ahitofel menjadi sangat malu dan sakit hatinya menjadi semakin parah. Akhirnya dia memilih untuk pulang ke Gilo dan gantung diri karena depresi (2Sam 17:23).
Bayangkan, seorang penasihat raja yg begitu diurapi Tuhan, yg nasihatnya dianggap sbg nasihat dari Tuhan, akhirnya mati bunuh diri. Semua bermula dari peristiwa yg sangat melukai hatinya dan tidak mau mengampuni Daud yg pernah berbuat salah.
Belajar Dari Ahitofel, … Suatu hari di neraka diadakan obral besar2an, akibatnya poster porno, vcd kasting sabun mandi, dvd porno, narkoba dan segala hal berbau dosa di obral dimana2 dan bisa dibeli dengan harga murah. Semua dipajang di stand2 yg berdiri saling berdampingan. Namun ada satu stand yg memajang barang yg benar2 kumal, lusuh dan jelek sekali dgn harga yg sanggaaaaaaat mahallllllll….. Pengunjung bazar murah tersebut terheran2 melihat hal tersebut dan akhirnya bertanya pada penjaga stand mengapa barang yg sangat jelek tersebut dijual dengan harga yg sangat mahal???
Penjaga stand menjelaskan bahwa jika barang2 lain seperti vcd dan poster porno, narkoba, dan barang2 distand2 lain tidak berhasil merusak anak2 Tuhan, maka barang jelek tersebut hampir selalu berhasil! Bahkan tidak sedikit pendeta yg terkena serangan senjata ini dan yg tak kalah menarik, jika barang jelek tsb sudah dipakai oleh anak2 Tuhan, kadang mereka tidak menyadarinya. Kenapa barang tersebut jelek? Itu karena barang tsb terlalu sering dipakai akibatnya jadi kucel….. Apa nama barang itu? Dia adalah KECEWA, alias Tersinggung alias Sakit Hati!
Kalau kamu manusia, maka kamu tidak akan lepas dari yg namanya kecewa, tersinggung atau sakit hati… itu manusiawi, tapi kamu perlu tahu juga, bahwa itu adalah hasil dari serangan iblis yg ingin merusak hidupmu, yg bahkan seorang Ahitofel pun akhirnya bunuh diri gara2 hal tsb. Jadi hati2 kalau kamu menyimpan sesuatu terhadap orang lain, SEGERA BERESKAN, BERIKAN PENGAMPUNAN. "tapi dia yg salah!!" … hey…!! ini bukan soal siapa yg salah atau yg benar, tp siapa yg mau menjaga hatinya agar sukacita, damai Allah, berkat dan kehidupan dari Tuhan bisa terus kita alami. OK?
Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan (Ams 4:23)
**dikutip dari "Rohani millis" rohani@yahoogroups.com